
TRANSMISI
PENYAKIT
(RESERVOIR)
ILMU
DASAR KEPERWATAN IIB
oleh
Doni
Purwansyah
NIM
152310101073
PROGRAM
STUDI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS
JEMBER
2016
SUMBER
PENULARAN PENYAKIT (RESERVOIR)
Reservoir adalah organisme hidup/mati,dimana penyebab
penyakit hidup normal dan berkembang biak .Reservoir dapat berupa
manusia,binatang, tumbuhan dan lingkungan lainnya.Reservoir merupakan pusat
penyakit menular,karena merupakan komponen utama dari lingkaran penularan dan
sekaligus sebagai sumber penularan.
Ø Sumber
Penularan
Sumber
penularan atau sumber infeksi adalah tempat dimana hama penyakit hidup dan
berkembang biak secara alamiah. Dari sumber infeksi inilah kemudian penyakit
itu menular kepada orang lain.
Sumber penularan penyakit dapat dibedakan atas 3 macam,
yaitu :
a.
Manusia ( Human Reservoir )
Human
reservoir dapat berupa :
1. Orang sakit dengan gejala-gejala yang jelas (kasus
klinis)
2. Orang sakit dengan gejala-gejala yang tidak
jelas (kasus sub klinis)
3. Karier, yaitu orang yang tidak sakit tetapi
tubuhnya mengandung dan mengeluarkan
hama penyakit.
Sumber penularan itu mengandung hama
penyakit pada berbagai bagian tubuhnya, misalnya dalam darah, paru-paru, hati
dan sebagainya. Juga dalam berbagai produk yang dikeluarkannya, misalnya ingus,
ludah, dahak (sputum), urine, feces, nanah , cairan luka dan lain-lain, yang
sewaktu-waktu dengan cara tertentu dapat menular kepada orang lain.
b. Hewan ( Animal Reservoir )
Beberapa jenis hewan dapat menjadi sumber
penularan penyakit, seperti misalnya lembu dan biri- biri (penyakit anthrax),
anjing (penyakit rabies), tikus (penyakit pes) dan babi (cacing pita).
c.
Lingkungan/Sumber penularan lain (Environment Reservoir)
Sumber penularan lain misalnya tanah dan
udara. Di tanah terdapat berbagai bibit penyakit seperti misalnya spora dari
basil tetanus
(Clostridium tetani), telur dari cacing-cacing (cacing ankylostoma,
ascaris dll), yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Di udara bebas
berterbangan bermacam – macam mikro organisme yang juga dapat menimbulkan
penyakit-penyakit seperti streptococcus, staphylococcus dll.
Ø Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Kesehatan
Ada
tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :
a. Penyebab
penyakit
b. Manusia
sebagai tuan rumah
c. Lingkungan
hidup
Gangguan keseimbangan
antara ketiga faktor tersebut menyebabkan timbulnya penyakit.
A.
Penyebab
Penyakit
Penyebab
penyakit dapat di bagi dalam dua golongan,yaitu:
1) Golongan
exogen
Yaitu
penyebab penyakit yang terdapat di luar tubuh manusia yang dapat menyerang
perorangan dan masyarakat.
2) Golongan
endogen
Yaitu
penyabab penyakit yang terdapat di dalam tubuh manusia yang dapat menyerang
perorangan dan masyarakat.
Ø Golongan
exogen
Golongan exogen dibagi dalam:
a) Yang
nyata dan tak hidup
Penyebab
penyakit ini sering disebut bibit penyakit,berupa bakteri,virus,rickettsia,jamur,protozoa,cacing
dan sebagainya.
b) Yang
nyata tak hidup
(1) Zat-zat
kimia: racun,asam atau alkali kuat,logam dsb.
(2) Trauma
(ruda paksa)
_
Trauma elektrik : kena arus
listrik.
_
Trauma mekanik : terpukul,tertabrak.
_
Trauma thermic : terbakar
(3) Makanan
: kekurangan beberapa zat makanan seperti protein,vitamin makanan
secara keseluruhan (kelaparan).
c ) Yang
abstrak
(1) Bidang
ekonomi : kemiskinan.
(2) Bidang
social : sifat a-sosial ; anti aosial.
(3) Bidang
mental (kejiwaan) :kerusuhan,rasa cemas,rasa takut.
Catatan :
_
Sifat a-soaial yaitu sifat orang yang tak dapat menyesuwaikan diri dengan
lingkungannya,sehingga seringkali melakukan tindakan-tindakan bertentangan
dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.
_
Sifat anti social yaitu sifat yang terang-terangan tindakannya,bertentangan
dengan hokum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.Orang-orang ini sangat
merugikan masyarakat.
Ø Golongan endogen
Penyebab penyakit golongan endogen terdiri
atas complex sifat seseorang yang dasarnya sudah di tentukan sejak lahir,yang
memudahkan timbulnya penyakit-penyakit tertentu.kedalam golongan ini.Termasuk
antara lain :
_
Habitus (perawakan) misalnya habitus asthenicus yaitu perawakan yang
tinggi,kurus dan berdada sempit dikatakan mudah terserang penyakit tuberculosa.
_
Penyakit-penyakit turunan misalnya : asthma,buta warna,haemophili.
_
Faktor usia : daya tahan tubuh pada bayi,anak-anak,orang dewasa dan pada lansia
berbeda-beda.
B.
Manusia
sebagai tuan rumah
Berbicara tentang kesehatan,maka jelaslah
manusia sebagai tuan rumah,yaitu manusia yang dihinggapi penyakit merupakan faktor
yang sangat penting.Bila seseorang kenai sesuatu penyebab penyakit atau
ditulari bibit penyakit,belum tentu akan menjadi sakit,karena masih tergantung
pada beberapa hal.
Salahsatu diantaranya yaitu daya tahan
tubuh orang tersebut.Daya tahan tubuh yang tinggi baik jasmani,rohani maupun
sosialnya dapat menghindarkan manusia dari berbagai jenis penyakit.
Daya
tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan :
_
Makanan yang sehat,cukup kwalitas maupun kuantitasnya.
_
Vaksinisasi untuk mencegah penyakit infeksi tertentu.
_
Pemeliharaan pembinaan kesempatan jasmani dengan olah raga secara teratur.·
Cara hidup yang teratur :
bekerja,beristirahat,berrekreasi dan menikmati hiburan pada
waktunya
_ Menambah pengetahuan
baik dengan menuntut ilmu di bangku sekolah,membaca buku- buku ilmu pengetahuan
ataupun dari pengalaman-pengalaman hidup dalam masyarakat.
_ Patuh pada ajaran
agama.
Daya tahan masyarakat tergantung
juga pada daya perorangan yang membentuk masyarakat tersebut.Makin tinggi daya
tahan perorangannya,serta makin banyak perorangan yang meningkatkan daya tahan
tubuhnya,akan meninggi pulalah daya tahan masyarakat,sehingga kesehatan masyarakatnya
akan lebih terjamin.
Catatan:
-Rekreasi
adalah :
_ Kegiatan manusia yang
memberikan kepadanya rasa senang,puas,kebahagiaan sehingga ia seakan akan
menjadi manusia baru yang diciptakan kembali (di-re-kreasi-kan)
dalam bentuk yang lebih mampu.
_ Kegiatan manusia yang
lain dari pada kegiatan routine,dilakukan demi kegiatan itu sendidri atas
pilihan bebas dan dapat membawa manusia kepada rasa penemuan diri kembali.
-Rekreasi
tidak sama dengan hiburan.
_ Hiburan dapat membawa
manusia kepada rasa lupa akan dukanya tapi belum tentu sanggup mencapai keadaan
penemuan diri kembali.
C.
Lingkuan
hidup
Lingkungan
hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada di sekitar
manusia,yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan
hidup ini dapat dibagi dalam empat golongan yaitu:
1) Lingkunan biologk.
2) Lingkungan fisik.
3) Lingkunangan ekonomi.
4) Lingkungan
mental social.
Keempat
macam lingkungan hidup in masing-masing ada yang berguna da nada yang
merugikan,serta yang satu mempengaruhi yanglainnya secara timbal balik.
Ø Lingkungan biologik
Terdiri
atas organisme-organisme hidup yang berada disekitar mausia.
-
Yang merugikan
_ Bibit-bibit penyakit seperti
: bacteri,virus,jamur,rickettsia,protozoa,cacing dan sebagainya.
_ Binatang penyebar
penyakit seperti : lalat,nyamuk,kutu-kutu dan sebagainya.
_ Organisme-organisme
sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak.
-Yang
berguna
_ Tumbuh-tumbuhan dan
hewan sebagai sumber makanan.
_ Organisme yang berguna
untuk industri misalnya untuk pembuatan antibiotika atau sebagai bahan obat.
Ø Lingkungan fisik
Terdiri
atas benda-benda yang tak hidup yang berada disekitar manusia.Termasuk kedalam
golongan ini : udara,sinar matahari,tanah,air,perumahan,sampah dan sebagainya.
-
Yang merugikan
_ Udara yang
berdebu,mengandung gas-gas yang merugikan yang berasal dari kendaraan bermotor
maupun pabrik-pabrik.
_ Iklim yang buruk.
_ Tanah yang tandus.
_ Air rumah tangga yang
buruk.
_ Perumahan yang tidak
memenuhi syarat kesehatan.
_ Pembuangan sampah dan
kotoran yang tidak teratur.
-Yang
berguna
_ Udara bersih.
_ Tanah yang subur dengan
iklim yang baik.
_ Makanan,pakaian dan
perumahan yang sehat.
Ø Lingkungan ekonomi
Lingkungan
ekonomi merupakan lingkungan hidup yang abstrak.
-
Yang merugikan
_ Kemiskinan
Kemiskinan merupakan lingkungan hidup yang sangat membahayakan
kesehatan manusia (jasmani,rohani,dan social).Karena miskin,orang tidak dapat
memenuhi kebutuhan akan makanan yang sehat,yang akan melemahkan daya tahan
tubuh,sehingga mudah terserang sesuatu penyakit.Bahkan karena kekurangan
makananan itu sendiri dapat menyebabkan orang menjadi sakit seperti :
_ Busung lapar pada orang
dewasa
_ Kwashiorkor (protein-kalori
malnutrition) pada anak-anak.
_Penyakit-penyakit karena
kekurangan vitamin misalnya : Xerophthalmi,scorbut,beri-beri.
-
Yang berguna
_ Kemakmuran yang merata pada setiap warga
masyarakat.
Ø Lingkungan mental sosial
Lingkungan
mental social juga merupak lingkuang hidup yang abstrak.
-Yang
merugikan
_ Sifat-sifat a-sosial,dan
anti soasial,kebiadaban ,sifat mementingkan diri sendiri.
-Yang
menguntungkan
_ Sifat
gotong-royong,patuh dan menghormati hokum-hukum yang berlaku dalam
masyarakat,berperi kemanusiaan berdasarkan ke-Tuhan Yang Maha Esa.
Kempat macam lingkungan hidup diatas saling
pengaruh mempengaruhi secara timbalbalik.Kemiskinan bila disertai sifat-sifat
a-sosial dan anti sosial akan menyebabkan keruntuhan ahlak secara total.Bibit
penyakit akan bertambah banyak di tempat-tempat dimana pembuangan sampah dan
kotoran yang tak teratur.
Ø Usaha-usaha kesehatan dan
Faktor-faktor yang mempengaruhi Kesehatan.
Usaha-usaha kesehatan ditunjukan untuk
mengendalikan ketiga faktor yang mempengaruhi kesehatan tersebut sehingga
manusia dapat tetap hidup sehat,yaitu dengan:
a. Terhadap faktor penyebab penyakit
1)
Memberantas sumber penularan penyakit,baik mengobati penderita ataupun carrier
(pembawa basil) maupun dengan meniadakan reservoir penyakinya.
2)
Mencegah terjadinya kecelakaan baik di tempat umum maupun di tempat kerja.
3)
Meningkatkan taraf hidup rakyat,sehingga mereka dapat memperbaiki dan
memelihara kesehatannya.
4)
Mencegah terjadinya penyakit keturunan yang di sebabkan faktor endogen.
b. Terhadap faktor
manusia
Mempertinggi
daya tahan tubuh manusia dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam
prinsip-prinsip kesehatan tahunan.
c. Terhadap faktor
lingkungan
Mengubah
atau mempengaruhi lingkungan hidup,sehingga faktor-faktor yang tidak baik dapat
di awasi sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia.
Daftar Pustaka
Entjang,Indah.2000.Ilmu Kesehatan
Masyarakat.Bandung :Pt.Citra Aditya Bakti
Bustan,Mn.1997.Epidemiologi penyakit tidak menular. PT
RINEKA CIPTA.
Nor,nasry.2000.epedimiologi penyakit menular. PT RINEKA
CIPTA.
No comments:
Post a Comment