Sunday, February 26, 2017

TRANSMISI PENYAKIT



http://fk.unej.ac.id/wp-content/uploads/2015/03/Logo.png


TRANSMISI PENYAKIT
(RESERVOIR)




ILMU DASAR KEPERWATAN IIB





oleh

Doni Purwansyah
NIM 152310101073










PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016



    SUMBER PENULARAN PENYAKIT (RESERVOIR)
Reservoir adalah organisme hidup/mati,dimana penyebab penyakit hidup normal dan berkembang biak .Reservoir dapat berupa manusia,binatang, tumbuhan dan lingkungan lainnya.Reservoir merupakan pusat penyakit menular,karena merupakan komponen utama dari lingkaran penularan dan sekaligus sebagai sumber penularan.
Ø  Sumber Penularan
                   Sumber penularan atau sumber infeksi adalah tempat dimana hama penyakit hidup dan berkembang biak secara alamiah. Dari sumber infeksi inilah kemudian penyakit itu menular  kepada orang lain.
            Sumber penularan penyakit dapat dibedakan atas 3 macam, yaitu :
                  a.  Manusia ( Human Reservoir )
Human reservoir dapat berupa :
1.   Orang sakit dengan gejala-gejala yang jelas (kasus klinis)
2.   Orang sakit dengan gejala-gejala yang tidak jelas (kasus sub  klinis)
3.   Karier, yaitu orang yang tidak sakit tetapi tubuhnya mengandung dan  mengeluarkan hama penyakit.
      Sumber penularan itu mengandung hama penyakit pada berbagai bagian tubuhnya, misalnya dalam darah, paru-paru, hati dan sebagainya. Juga dalam berbagai produk yang dikeluarkannya, misalnya ingus, ludah, dahak (sputum), urine, feces, nanah , cairan luka dan lain-lain, yang sewaktu-waktu dengan cara tertentu dapat menular kepada orang lain.
 b. Hewan ( Animal  Reservoir )
      Beberapa jenis hewan dapat menjadi sumber penularan penyakit, seperti misalnya lembu dan biri- biri (penyakit anthrax), anjing (penyakit rabies), tikus (penyakit pes) dan babi (cacing pita).
c. Lingkungan/Sumber penularan lain (Environment Reservoir)
      Sumber penularan lain misalnya tanah dan udara. Di tanah terdapat berbagai bibit penyakit seperti misalnya spora dari basil tetanus (Clostridium tetani), telur dari cacing-cacing  (cacing ankylostoma, ascaris dll), yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Di udara bebas berterbangan bermacam – macam mikro organisme yang juga dapat menimbulkan penyakit-penyakit seperti streptococcus, staphylococcus dll.
Ø  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan
Ada tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :
a.       Penyebab penyakit
b.      Manusia sebagai tuan rumah
c.       Lingkungan hidup
Gangguan keseimbangan antara ketiga faktor tersebut menyebabkan timbulnya penyakit.

   A.    Penyebab Penyakit
Penyebab penyakit dapat di bagi dalam dua golongan,yaitu:
   1)      Golongan exogen
Yaitu penyebab penyakit yang terdapat di luar tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.
   2)      Golongan endogen
Yaitu penyabab penyakit yang terdapat di dalam tubuh manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat.

Ø   Golongan exogen
          Golongan exogen dibagi dalam:
   a)      Yang nyata dan tak hidup
Penyebab penyakit ini sering disebut bibit penyakit,berupa bakteri,virus,rickettsia,jamur,protozoa,cacing dan sebagainya.
      b)      Yang nyata tak hidup
     (1)   Zat-zat kimia: racun,asam atau alkali kuat,logam dsb.
     (2)   Trauma (ruda paksa)
_ Trauma elektrik        : kena arus listrik.
_ Trauma mekanik      : terpukul,tertabrak.
_ Trauma thermic        : terbakar
   (3) Makanan : kekurangan beberapa zat makanan seperti protein,vitamin      makanan secara keseluruhan (kelaparan).
    c )      Yang abstrak
    (1)   Bidang ekonomi : kemiskinan.
    (2)   Bidang social   : sifat a-sosial ; anti aosial.
    (3)   Bidang mental (kejiwaan) :kerusuhan,rasa cemas,rasa takut.

Catatan :
_ Sifat a-soaial yaitu sifat orang yang tak dapat menyesuwaikan diri dengan lingkungannya,sehingga seringkali melakukan tindakan-tindakan bertentangan dengan hukum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.
_ Sifat anti social yaitu sifat yang terang-terangan tindakannya,bertentangan dengan hokum-hukum yang berlaku dalam masyarakat.Orang-orang ini sangat merugikan masyarakat.
   Ø  Golongan endogen
      Penyebab penyakit golongan endogen terdiri atas complex sifat seseorang yang dasarnya sudah di tentukan sejak lahir,yang memudahkan timbulnya penyakit-penyakit tertentu.kedalam golongan ini.Termasuk antara lain :
_ Habitus (perawakan) misalnya habitus asthenicus yaitu perawakan yang tinggi,kurus dan berdada sempit dikatakan mudah terserang penyakit tuberculosa.
_ Penyakit-penyakit turunan misalnya : asthma,buta warna,haemophili.
_ Faktor usia : daya tahan tubuh pada bayi,anak-anak,orang dewasa dan pada lansia berbeda-beda.

   B.     Manusia sebagai tuan rumah
      Berbicara tentang kesehatan,maka jelaslah manusia sebagai tuan rumah,yaitu manusia yang dihinggapi penyakit merupakan faktor yang sangat penting.Bila seseorang kenai sesuatu penyebab penyakit atau ditulari bibit penyakit,belum tentu akan menjadi sakit,karena masih tergantung pada beberapa hal.
      Salahsatu diantaranya yaitu daya tahan tubuh orang tersebut.Daya tahan tubuh yang tinggi baik jasmani,rohani maupun sosialnya dapat menghindarkan manusia dari berbagai jenis penyakit.
Daya tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan :
_ Makanan yang sehat,cukup kwalitas maupun kuantitasnya.
_ Vaksinisasi untuk mencegah penyakit infeksi tertentu.
_ Pemeliharaan pembinaan kesempatan jasmani dengan olah raga secara teratur.·          
Cara hidup yang teratur : bekerja,beristirahat,berrekreasi dan menikmati hiburan pada waktunya
_ Menambah pengetahuan baik dengan menuntut ilmu di bangku sekolah,membaca buku- buku ilmu pengetahuan ataupun dari pengalaman-pengalaman hidup dalam masyarakat.
_ Patuh pada ajaran agama.
            Daya tahan masyarakat tergantung juga pada daya perorangan yang membentuk masyarakat tersebut.Makin tinggi daya tahan perorangannya,serta makin banyak perorangan yang meningkatkan daya tahan tubuhnya,akan meninggi pulalah daya tahan masyarakat,sehingga kesehatan masyarakatnya akan lebih terjamin.
Catatan:
-Rekreasi adalah :
_ Kegiatan manusia yang memberikan kepadanya rasa senang,puas,kebahagiaan sehingga ia seakan akan menjadi manusia baru yang diciptakan kembali    (di-re-kreasi-kan) dalam bentuk yang lebih mampu.
_ Kegiatan manusia yang lain dari pada kegiatan routine,dilakukan demi kegiatan itu sendidri atas pilihan bebas dan dapat membawa manusia kepada rasa penemuan diri kembali.
-Rekreasi tidak sama dengan hiburan.
_ Hiburan dapat membawa manusia kepada rasa lupa akan dukanya tapi belum tentu sanggup mencapai keadaan penemuan diri kembali.

   C.    Lingkuan hidup
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada di sekitar manusia,yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.

Lingkungan hidup ini dapat dibagi dalam empat golongan yaitu:
      1)  Lingkunan biologk.
      2)  Lingkungan fisik.
      3)  Lingkunangan ekonomi.
      4) Lingkungan mental social.
Keempat macam lingkungan hidup in masing-masing ada yang berguna da nada yang merugikan,serta yang satu mempengaruhi yanglainnya secara timbal balik.
Ø Lingkungan biologik
Terdiri atas organisme-organisme hidup yang berada disekitar mausia.
- Yang merugikan
_ Bibit-bibit penyakit seperti : bacteri,virus,jamur,rickettsia,protozoa,cacing dan sebagainya.
_ Binatang penyebar penyakit seperti : lalat,nyamuk,kutu-kutu dan sebagainya.
_ Organisme-organisme sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak.
-Yang berguna
_ Tumbuh-tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan.
_ Organisme yang berguna untuk industri misalnya untuk pembuatan antibiotika atau sebagai bahan obat.
Ø Lingkungan fisik
Terdiri atas benda-benda yang tak hidup yang berada disekitar manusia.Termasuk kedalam golongan ini : udara,sinar matahari,tanah,air,perumahan,sampah dan sebagainya.
- Yang merugikan
_ Udara yang berdebu,mengandung gas-gas yang merugikan yang berasal dari kendaraan bermotor maupun pabrik-pabrik.
_ Iklim yang buruk.
_ Tanah yang tandus.
_ Air rumah tangga yang buruk.
_ Perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan.
_ Pembuangan sampah dan kotoran yang tidak teratur.
-Yang berguna
_ Udara bersih.
_ Tanah yang subur dengan iklim yang baik.
_ Makanan,pakaian dan perumahan yang sehat.
Ø Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan hidup yang abstrak.
- Yang merugikan
_ Kemiskinan
      Kemiskinan merupakan lingkungan hidup yang sangat membahayakan kesehatan manusia (jasmani,rohani,dan social).Karena miskin,orang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan makanan yang sehat,yang akan melemahkan daya tahan tubuh,sehingga mudah terserang sesuatu penyakit.Bahkan karena kekurangan makananan itu sendiri dapat menyebabkan orang menjadi sakit seperti :
_ Busung lapar pada orang dewasa
_ Kwashiorkor (protein-kalori malnutrition) pada anak-anak.
_Penyakit-penyakit karena kekurangan vitamin misalnya : Xerophthalmi,scorbut,beri-beri.
- Yang berguna
      _ Kemakmuran yang merata pada setiap warga masyarakat.
Ø Lingkungan mental sosial
Lingkungan mental social juga merupak lingkuang hidup yang abstrak.
-Yang merugikan
_ Sifat-sifat a-sosial,dan anti soasial,kebiadaban ,sifat mementingkan diri sendiri.
-Yang menguntungkan
_ Sifat gotong-royong,patuh dan menghormati hokum-hukum yang berlaku dalam masyarakat,berperi kemanusiaan berdasarkan ke-Tuhan Yang Maha Esa.
     Kempat macam lingkungan hidup diatas saling pengaruh mempengaruhi secara timbalbalik.Kemiskinan bila disertai sifat-sifat a-sosial dan anti sosial akan menyebabkan keruntuhan ahlak secara total.Bibit penyakit akan bertambah banyak di tempat-tempat dimana pembuangan sampah dan kotoran yang tak teratur.
Ø Usaha-usaha kesehatan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi Kesehatan.
     Usaha-usaha kesehatan ditunjukan untuk mengendalikan ketiga faktor yang mempengaruhi kesehatan tersebut sehingga manusia dapat tetap hidup sehat,yaitu dengan:
 a. Terhadap faktor penyebab penyakit
1) Memberantas sumber penularan penyakit,baik mengobati penderita ataupun carrier (pembawa basil) maupun dengan meniadakan reservoir penyakinya.
2) Mencegah terjadinya kecelakaan baik di tempat umum maupun di tempat kerja.
3) Meningkatkan taraf hidup rakyat,sehingga mereka dapat memperbaiki dan memelihara kesehatannya.
4) Mencegah terjadinya penyakit keturunan yang di sebabkan faktor endogen.
b. Terhadap faktor manusia
Mempertinggi daya tahan tubuh manusia dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam prinsip-prinsip kesehatan tahunan.
c. Terhadap faktor lingkungan
Mengubah atau mempengaruhi lingkungan hidup,sehingga faktor-faktor yang tidak baik dapat di awasi sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia.



Daftar Pustaka

Entjang,Indah.2000.Ilmu Kesehatan Masyarakat.Bandung :Pt.Citra Aditya Bakti
Bustan,Mn.1997.Epidemiologi penyakit tidak menular. PT RINEKA CIPTA.

Nor,nasry.2000.epedimiologi penyakit menular. PT RINEKA CIPTA.




No comments:

Post a Comment