Thursday, May 2, 2013

Resensi Buku Surat Kecil Untuk Tuhan



Identitas Buku            :
 
Judul                 : Surat Kecil Untuk Tuhan
Penulis             : Agnes Davonar
Penerbit           : AD Publisher
Cetakan           : 28, September 2008
Tebal               : x + 232 halaman
Harga              : Rp. 49.500
ISBN               : 978-979-18346-3-6

Surat Kecil untuk Tuhan merupakan salah satu dari enam novel best seller karya Agnes Davonar.  Agnes Davonar merupakan seorang penulis novel best seller yang mengawali karirnya dari situs blogger, dan menghasilkan lima novel online, serta seratus empat puluh cerpen yang berhasil membuat pembacanya terpikat.
Beberapa novel yang telah menjadi best seller karyanya adalah: 1) Misteri Kematian Gaby dan Lagunya (2008), 2) Surat Kecil untuk Tuhan (2008), 3) Sahabat : Tentang Cinta, Kisah Sejati dan Tragedy Kehidupan (2009), 4) Denny Sumargo Biografy (2009), 5)  My Blackberry Girlfriend (2010), 6)  My last love (2010), 7)  Kisah Tragis Oei Hui Lan Putri Orang Terkaya di Indonesia Asal Semarang (2010), 8) Love And Life Chocolatos (2011),   dan 9)  Ayah Mengapa Aku Berbeda? (2011).
Setelah mencoba menulis beberapa novel yang ingin dipublikasikan ke publik, empat novel karyanya telah  diadaptasi ke layar lebar, selain itu novelnya juga telah diterbitkan di Taiwan. Beberapa novelnya yang telah diangkat ke layar  lebar adalah: 1) Gaby dan Lagunya (2010) , 2) Surat Kecil untuk Tuhan (2011), 3) Ayah Mengapa Aku Berbeda (2011), dan 3) My Blackberry Gilrfriends (2011).
Dari keempat novel yang telah diangkat di layar lebar, Novel Surat Kecil untuk Tuhan sangat menarik untuk ulas kisahnya, karena mengisahkan tentang kehidupan nyata seorang anak gadis berusia 13 tahun bernama Gita Sesa Wanda Cantika (Keke) yang harus menerima kenyataan bahwa ia mengidap kanker jaringan lunak yang sangat ganas. Kanker ini merupakan jenis kanker langka yang baru pertama kali ditemukan di Indonesia dan belum ditemukan metode yang tepat untuk mengobati jenis kanker ini kecuali dioperasi. Untuk dioperasi pun, keke harus merelakan setengah dari wajahnya diangkat. Tidak mau melihat anaknya menjadi sedih dengan efek yang ditimbulkan setelah operasi, sang ayahpun ingin melakukan metode lain yang setidaknya tidak membuat anaknya menjadi cacat. Sang ayahpun bertemu dengan dokter lain yang memang menguasai bidang kanker. Namun, setelah si dokter melihat kondisi Keke, dokter hanya bisa menyarankan dua cara,yaitu operasi dan kemo therapi. Keke dan ayahnya pun memilih metode kemoterapi, meski tetap akan merasakan sakit yang teramat sangat, tapi tidak akan memberikan efek yang membuat wajah Keke hilang sebagian.
Seiring bergantinya waktu, kanker tersebut sedikit demi sedikit mulai  tampak bentuknya di wajah Keke, mulai dari pembengkakan sebesar biji keledai hingga sebesar buah kelapa yang mengakibatkan setengah wajah Keke seperti monster. Maka, agar tak semakin membesar, Keke pun segera melakukan kemo therapi. Awal kemo tubuh Keke merespon dengan baik obat-obatan keras yang masuk ketubuhnya, tetapi mengakibatkan mahkota Keke (rambut) rontok secara perlahan-lahan dan membuat kepalanya gundul. Awalnya Keke merasa tak terima dengan keadaannya, tetapi karena semangat dari teman-temannya ia pun percaya diri dan semangat kembali.
Setelah efek kemoterapi yang dihasilkan pun terlihat dan membuat Keke dan ayah pun lega karena kanker tersebut sudah lenyap dari wajah keke. Hidup Keke pun kembali normal selama beberapa enam bulan, tetapi setelah itu kanker itupun muncul lagi dan membuat tubuh keke menjadi tak berdaya.
Tak mau melihat anaknya sedih dan semakin lemah, ayah Keke berusaha untuk memberikan pengobatan yang terbaik, mulai dari memberikan obat-obatan herbal hingga berobat ke luar negeri, tetapi hasil yang diperoleh tak membuat Keke menjadi lebih baik. Keke semakin hari semakin lemah dan lumpuh, bahkan sempat koma. Semangat Keke yang dulu sangat berapi-api, kini berubah kembali menjadi lemah dan mulai menyerah terhadap penyakitnya.
Rangkaian cerita dalam novel sebenarnya jauh lebih baik dan menarik, karena cerita  dari awal sampai akhir diberikan kemasan yang sangat apik dan rapi, alurnya pun sangat beraturan dan konflik yang ditonjolkan sangat mengena kepada pembacanya. Bahkan novelnya terjual hingga 20.000 eksamplar. Maka dianjurkan untuk pembaca yang masih belum sempat untuk membaca novelnya, segera saja mencari novel karya Agnes Davonar ini, karena ceritanya cukup menyentuh dan tak dapat dipastikan para pembaca akan meneteskan air matanya, karena menghayati cerita dari tokoh-tokoh yang ada dalam novel tersebut. Terutama tokoh utama yang sangat mendalami perannya sebagai gadis yang ceria tetapi karena penyakit yang dideritanya ia  berubah menjadi gadis yang lemah dan selalu menyerahkan hidupnya pada Tuhan. Selain itu, tak lupa pula peran pendukung dalam cerita diantaranya sosok ayah dan ibu yang tetap tegar mendampingi putrinya, kedua kakak yang selalu setia mendampingi ayah dan adiknya, kekasih yang tetap setia dan menerima Keke apa adanya, dan para sahabat-sahabat yang selalu setia di sampingnya memberikan semangat agar Keke tetap tegar.
Saat difilmkan pun, cerita dalam novel ini cukup memikat para penontonnya, meskipun ada bagian-bagian tertentu dari cerita dalam novel yang sudah diubah sesuai kebutuhan film. Di luar dari itu semua, film Surat Kecil untuk Tuhan cukup memberikan inspirasi untuk penontonnya. Novel ini mendapatkan penghargaan sebagai novel best seller di tahun 2011. Begitu pun dengan versi film yang bahkan mendapatkan enam penghargaan, yaitu: penghargaan di Bisa Award Hongkong 2011, Box Office 2012, Indonesian Movie Award, FFI 2012   (pemeran pria terbaik), FFI 2012 (pemeran wanita terbaik), dan Best Script Bali International Film Festival 2011.  Sekali lagi, tetap saja cerita asli dalam novelnya yang cukup menyentuh dan membangkitkan rasa  kemanusiaan dan mampu mengeksplorasi arti dari sebuah perjuangan hidup. Tak heran, tokoh sekelas Andy F. Noya pun bersedia memberikan tanggapannya di sampul depan buku, “Keke adalah sosok gadis remaja yang luar biasa dalam menghadapi cobaan, kisah hidupnya adalah inspirasi bagi siapapun”…   smoga terinspirasi kawan,,, :)

                                                                                           

2 comments:

  1. terimakasih infonya sangat membantu, silahkan kunjungu kami http://bit.ly/2MDy4mT

    ReplyDelete